Kamis, 07 Januari 2010

USAI


Tak kan pernah ku menyesal pernah mengenal Aulia Rahman. Bagaimana pun dia pernah membuatku tertawa dan menangis karena cinta. Perasaan yang benar-benar indah. Tidak akan pernah dia berlalu dari hatiku,mgkn kisah ini akan berlalu tp tidak dirinya. ^_^ semangat ya,ka...!!!

Terdengar Suaramu Memanggil Namaku
Terbayang Wajahmu Pesona Senyummu
Haruskah Sirna Yang Tlah Kita Miliki
Haruskah ini Terjadi Saat Cinta Tlah Terucap
Keyakinan Diriku Akan Hati Kecilmu
Pasti Masih Ada Cinta Yang Tersisa
Namun Tak Terbayang Sikapmu Padaku
Kehadiran Dirinya Membuat Hati Kecewa

Usai Sudah Cinta Kita
Kan ku Kenang Slalu
Saat Kau Peluk Diriku

Perjalanan Hidup Tiada Yang Sempurna
Kan ku Coba Selami Segala Maknanya
Jalan Masih Panjang Tuk Kita Tlusuri
Harapanku Padamu Bahagia Selamanya

Rabu, 06 Januari 2010

Logika dan Rasa

ogika identik atas diri seorang pria
lalu rasa atas diri wanita
dan tentang sebuah kalimat yang tak bisa didefinisikan “CINTA”

seorang sahabat wanita, Rasa yang membuatnya menangis malam itu
setiap bulir air matanya, mencoba mencari dan mengeri yang terjadi dengan logika.
mencoba membuang rasa yang ada didalam hati-nya

dengan logikanya… pria diseberang sana mencoba menerka rasa,
ingin tau rasa dan mencerna sendiri apa yang dia rasakan

logikanya selama ini bisa saja mengabaikan rasanya
logikanya memisahkan kata sahabat, teman dekat atau apalah itu
dengan cintanya, obsesinya atau kekasihnya

logikanya membuat dia melakukan sesuatu yang menurutnya biasa saja
karena ia sadar,,,
kemampuan logikanya memilah dan mengkotak-kotakan
” it’s just friends…”

tapi rasa takkan mampu menangkap logika,,,
tak bisa ia menemukan perbedaan
tak mampu ia tersadar
hatinya larut, membentuk senyawa yang telah biasa kita sebut dengan CINTA, atau suka atau simpatik ???
entahlah,, ada harapan disana yang tumbuh
ada kebahagian dan ada mimpi

begitu mudah, tak butuh skenario dari logika
begitu cepat, tak butuh lama
hanya continuitas
tapi tak ada yng bisa tau
hanya sang pemilik yang tau
seberapa lama dan seberapa besar??

lalu siapakah yang salah, siapa yang seharusnya ?
yang jelas tak ada yang bersalah ataupun dipersalahkan karena…
adanya rasa, logika dan waktu itu yang ternyata membuat sebuah kata “CINTA” menjadi rumit dan tak bisa terdefinisikan

Selasa, 05 Januari 2010

Cinta....


Lawan kata dari ‘cinta’ bukanlah ‘benci’, tapi ‘pengabaian’. Dan kalau kamu membenci saya, berarti kamu masih peduli pada saya dan kita masih saling berhubungan, dan saya masih punya kesempatan untuk membantu memperbaiki hidupmu...